Aqiqah Yang Sesuai Dengan Sunnah

Aqiqah Yang Sesuai Dengan Sunnah Nabi Muhammad SAW,

Pelaksanaan aqiqah menurut Islam adalah pada hari ketujuh dari kelahiran. Hal ini berdasarkan hadits Samirah dimana Nabi Muhammad SAW bersabda, “Seorang anak terikat dengan aqiqahnya. Ia disembelihkan aqiqah pada hari ketujuh dan diberi nama”.— HR. al Tirmidzi.

Namun demikian, apabila tidak bisa dilaksanakan pada hari ketujuh, Aqiqah bisa dilaksanakan pada hari ke 14. Dan jika tidak dapat juga, maka pada hari ke 21, atau kapan saja orang tua si anak tersebut mampu. Imam Malik berkata : Pada dzohirnya bahwa keterikatannya pada hari ke 7 (tujuh) atas dasar anjuran, maka sekiranya menyembelih pada hari ke 4 (empat) ke 8 (delapan), ke 10 (sepuluh) atau setelahnya Aqiqah itu telah cukup. Karena prinsip ajaran Islam adalah memudahkan bukan untuk menyulitkan.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s