Jasa Aqiqah Bandung | Akikah Murah Bandung

Waktu Yang Dianjurkan Melaksanakan Aqiqah

Di dalam hadis Samurah disebutkan:

“Anak itu digadaikan dengan aqiqahnya. Disembelihkan (binatang)

baginya pada hari ketujuh (dari kelahirannya) dan diberi nama.”

Hadis ini menunjukan, bahwa waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan

aqiqah adalah hari ketujuh dari kelahirannya. Tetapi ada pula pendapat yang

menyatakan, bahwa penetapan hari ketujuh itu bukan merupakan suatu anjuran.

Jika diaqiqahi pada hari keempat, kedelapan, kesepuluh atau setelah itu, maka

aqiqah itu pun telah cukup.

Imam Malik berkata:

Pada lahirnya, penetapan hari ketujuh itu hanya bersifat anjuran.

Sekiranya menyembelihnya pada hari keempat, kedelapan atau kesepuluh atau

setelahnya, aqiqah itu telah cukup. Artinya, jika seorang bapak merasa mampu

menyembelih aqiqah pada hari ketujuh, maka hal itu lebih utama, sesuai dengan

perbuatan Nabi Saw. Namun jika hal itu terasa menyulitkan, maka diperbolehkan

untuk melaksanakannya pada hari berapa saja sebagaimana pendapat Imam

Malik.Dengan demikian , maka dalam perintah menyembelih aqiqah ini terdapat

kelonggaran waktu dan kemudahan.

“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki

kesukaran bagimu.”(Al Baqarah:185)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s